Omset LarisOmset Laris

Tools Gratis

Kalkulator Kebutuhan Lahan Parkir

Estimasi jumlah petak dan luas lahan parkir untuk ruko atau bangunan komersial dari rasio parkir setempat. Gratis.

Rasio ditetapkan daerah

Nilai ini beda tiap zona/daerah — cek RDTR atau Dinas Tata Ruang / PTSP setempat.

Kebutuhan lahan parkir

Estimasi luas lahan parkir60 m²
Jumlah petak4 petak
Luas petak total50,0 m²

Estimasi untuk perencanaan awal; desain final & kepatuhan perizinan (PBG) sebaiknya dikerjakan atau diverifikasi arsitek/insinyur berkompeten.

Bangun ruko/komersial? Rancang tata parkirnya.

Tinggalkan kontak, arsitek Luxury Art bantu tata letak parkir, sirkulasi, dan fasad komersial yang efisien. Konsultasi gratis.

Data Anda hanya dipakai tim Omset Laris untuk menghubungi Anda. Tidak dijual, tidak dibagikan.

Memahami kebutuhan parkir

Rasio parkir (ditetapkan daerah)

Aturan berapa petak parkir wajib disediakan per satuan luas bangunan (mis. 1 petak per 60 m²). Ditetapkan Perda/RDTR dan BERBEDA tiap daerah serta jenis bangunan — cek ketentuan setempat.

Luas petak & sirkulasi

Satu petak mobil ~12,5 m² (2,5×5 m), motor ~2 m². Tapi lahan parkir juga butuh jalur masuk dan ruang manuver — ditambahkan lewat faktor sirkulasi (umumnya 20–40%).

Dampak ke desain

Kebutuhan parkir sering menentukan berapa lantai bisa dibangun dan tata letak lantai dasar. Menghitungnya lebih awal menghindari revisi desain yang mahal.

FAQ

Pertanyaan yang sering ditanyakan

Bagaimana cara menghitung kebutuhan lahan parkir?

Bagi luas bangunan dengan rasio parkir setempat untuk mendapat jumlah petak, kalikan dengan luas per petak, lalu tambahkan faktor sirkulasi untuk jalur & manuver. Contoh bangunan 200 m² dengan rasio 1:60 → sekitar 4 petak.

Berapa standar luas satu petak parkir?

Umumnya petak mobil sekitar 2,5 × 5 m (12,5 m²) dan motor sekitar 1 × 2 m (2 m²). Angka ini bisa Anda sesuaikan di kalkulator, tergantung standar yang Anda pakai atau ketentuan daerah.

Apakah semua bangunan wajib menyediakan parkir?

Umumnya bangunan komersial (ruko, toko, kantor, resto) wajib menyediakan parkir sesuai Perda setempat, dengan rasio berbeda tiap fungsi. Hunian pribadi biasanya lebih longgar. Cek ketentuan di daerah Anda.

Kenapa perlu faktor sirkulasi untuk parkir?

Karena kendaraan butuh jalur masuk-keluar dan ruang untuk bermanuver, bukan hanya luas petaknya. Tanpa faktor ini, estimasi lahan akan terlalu kecil dan parkir jadi tidak fungsional.

Apa yang terjadi jika parkir kurang?

Izin (PBG) bisa terhambat, dan operasional terganggu karena pelanggan sulit parkir. Menghitung kebutuhan parkir sejak awal membantu memastikan desain lolos aturan dan nyaman digunakan.

Luxury Art — Arsitektur & Interior

Perencanaan sudah matang. Sekarang desainnya.

Kalkulator di halaman ini membantu Anda merencanakan ruang & tata bangunan dengan angka. Mewujudkannya jadi desain yang indah, fungsional, dan sesuai aturan butuh arsitek — dan di situlah Luxury Art bekerja. Kami menangani desain arsitektur, desain interior, gambar kerja, hingga pengurusan & kesesuaian izin PBG.

Desain Arsitektur

Denah, tampak, dan konsep bangunan yang matang — mengubah kebutuhan ruang Anda jadi rancangan nyata.

Desain Interior

Konsep ruang, material, dan pencahayaan agar setiap sudut terasa premium dan nyaman ditinggali.

Gambar Kerja Lengkap

Gambar detail pelaksanaan yang jadi acuan tukang & kontraktor — menghindari salah bangun yang mahal.

Kesesuaian & Izin PBG

Rancangan yang memperhatikan aturan tata ruang (KDB/KLB/GSB) dan siap untuk pengajuan izin PBG.

Konsultasi awal gratis tanpa keharusan lanjut. Kami bantu petakan kebutuhan desain arsitektur & interior Anda.

Kalkulator Kebutuhan Lahan Parkir Gratis — Ruko & Komersial | Omset Laris