Tools Gratis
Kalkulator Masa Subur & Ovulasi
Perkirakan tanggal ovulasi dan masa subur Anda dari tanggal haid terakhir dan panjang siklus, lengkap dengan kalender. Gratis, tanpa daftar, semua perhitungan berjalan di perangkat Anda.
Penting — baca sebelum mengambil keputusan
Kalkulator ini hanya alat bantu estimasi dan skrining awal, BUKAN pengganti diagnosis atau nasihat medis profesional. Untuk kondisi kesehatan Anda, konsultasikan dengan dokter atau tenaga kesehatan yang berkompeten.
Acuan: WHO Asia-Pacific, Depkes RI, Mifflin-St Jeor (1990), Naegele's rule. Diperiksa: 2026-07-16.
Perkiraan masa subur Anda
Pilih tanggal hari pertama haid terakhir untuk melihat hasil.
Masa subur dihitung dari 5 hari sebelum ovulasi sampai 1 hari sesudahnya — sperma dapat bertahan sekitar 5 hari di saluran reproduksi, sementara sel telur hanya sekitar 24 jam. Ovulasi sendiri diperkirakan 14 hari sebelum haid berikutnya, bukan 14 hari setelah haid terakhir; fase luteal itulah bagian siklus yang paling stabil.
Dapatkan tips & artikel kesehatan dari Omsetlaris
Kalkulator ini gratis dan tidak terkait produk apa pun. Jika bermanfaat, Anda boleh meninggalkan kontak untuk menerima artikel. Tidak wajib — isi salah satu saja, WhatsApp atau email.
Memahami siklus dan masa subur
Fase luteal
Bagian siklus setelah ovulasi sampai haid berikutnya, panjangnya relatif stabil sekitar 14 hari pada kebanyakan orang. Karena itu ovulasi diperkirakan 14 hari SEBELUM haid berikutnya, bukan 14 hari setelah haid terakhir — kekeliruan yang sangat umum, terutama bagi yang siklusnya bukan 28 hari.
Masa subur
Rentang enam hari: lima hari sebelum ovulasi sampai satu hari sesudahnya. Panjangnya bukan karena sel telur bertahan lama — sel telur hanya sekitar 24 jam — melainkan karena sperma dapat bertahan hingga sekitar lima hari di saluran reproduksi, menunggu sel telur dilepaskan.
Batas metode kalender
Metode ini hanya berlaku kalau siklus Anda teratur dan ovulasi memang terjadi seperti asumsinya. Stres, sakit, perubahan berat badan, dan banyak faktor lain dapat menggeser ovulasi. Karena itu metode kalender tidak dapat diandalkan sebagai kontrasepsi.
FAQ
Pertanyaan yang sering ditanyakan
Bagaimana cara menghitung masa subur?
Pertama perkirakan ovulasi: tanggal haid terakhir ditambah (panjang siklus − 14). Untuk siklus 28 hari, ovulasi jatuh sekitar hari ke-14; untuk siklus 32 hari, sekitar hari ke-18. Masa subur kemudian membentang dari 5 hari sebelum ovulasi sampai 1 hari sesudahnya, total enam hari. Kalkulator ini menghitung semuanya otomatis dan menampilkannya dalam kalender bulan berjalan.
Kenapa ovulasi dihitung mundur dari haid berikutnya?
Karena fase luteal — bagian siklus setelah ovulasi — jauh lebih stabil daripada fase sebelumnya. Pada kebanyakan orang panjangnya sekitar 14 hari terlepas dari total panjang siklus. Yang bervariasi adalah fase sebelum ovulasi. Karena itu menghitung ovulasi sebagai hari ke-14 dari haid terakhir hanya benar untuk siklus 28 hari, dan keliru untuk siklus lain. Kalkulator ini memakai metode yang benar.
Kenapa masa subur enam hari padahal sel telur hanya bertahan 24 jam?
Karena spermalah yang menunggu, bukan sel telur. Sperma dapat bertahan hingga sekitar lima hari di saluran reproduksi dengan kondisi lendir serviks yang mendukung. Artinya hubungan yang terjadi beberapa hari sebelum ovulasi masih bisa berujung pembuahan ketika sel telur akhirnya dilepaskan. Sel telur sendiri hanya viabel sekitar 24 jam setelah ovulasi, sehingga masa subur berakhir cepat setelahnya.
Apakah kalkulator ini bisa dipakai untuk mencegah kehamilan?
Tidak. Ini penting dan tidak ada pengecualiannya: kalkulator ini BUKAN alat kontrasepsi yang andal dan tidak boleh diandalkan untuk mencegah kehamilan. Metode kalender berasumsi siklus Anda teratur dan ovulasi terjadi tepat seperti perkiraan — padahal ovulasi bisa bergeser karena stres, sakit, perjalanan, perubahan berat badan, dan banyak hal lain. Untuk kontrasepsi yang efektif, konsultasikan dengan dokter mengenai metode yang sesuai untuk Anda.
Bagaimana kalau siklus saya tidak teratur?
Akurasi kalkulator ini menurun drastis. Metode kalender bergantung sepenuhnya pada keteraturan siklus, sehingga kalau panjang siklus Anda berubah-ubah, perkiraan ovulasinya bisa meleset beberapa hari. Untuk siklus tidak teratur, metode lain lebih membantu — misalnya memantau suhu basal tubuh, mengamati lendir serviks, atau memakai tes prediksi ovulasi. Kalau siklus Anda sangat tidak teratur atau Anda sedang menjalani program hamil, bicarakan dengan dokter.
Tools Gratis Lainnya
Kalkulator lain yang mungkin Anda butuhkan
Semua gratis, tanpa daftar, dan semua perhitungannya berjalan di perangkat Anda.