Omset LarisOmset Laris

Tools Gratis

Kalkulator Penyusutan Aset

Hitung penyusutan aset secara fiskal dengan metode garis lurus atau saldo menurun per kelompok harta, lengkap tabel per tahun dan nilai buku. Gratis.

Metode penyusutan

Catatan

Aturan fiskal dapat berbeda dari akuntansi komersial.

Estimasi, bukan nasihat pajak resmi. Aturan & tarif dapat berubah — verifikasi ke DJP/Coretax atau konsultasikan dengan konsultan pajak/akuntan Anda.

Penyusutan aset

Penyusutan per tahunRp25.000.000
TahunPenyusutanNilai buku
1Rp25.000.000Rp75.000.000
2Rp25.000.000Rp50.000.000
3Rp25.000.000Rp25.000.000
4Rp25.000.000Rp0

Mau pembukuan aset & penyusutan otomatis?

Tinggalkan kontak, tim Omset Laris bantu sistem pembukuan & aset usaha Anda. Tidak wajib.

Data Anda hanya dipakai tim Omset Laris untuk menghubungi Anda. Tidak dijual, tidak dibagikan.

Memahami penyusutan aset

Kelompok harta

Aset berwujud dikelompokkan menurut masa manfaat: Kelompok 1 (4 th), 2 (8 th), 3 (16 th), 4 (20 th), serta bangunan permanen (20 th) dan non-permanen (10 th). Kelompok menentukan tarif penyusutan.

Garis lurus vs saldo menurun

Garis lurus: beban sama tiap tahun = harga ÷ masa manfaat. Saldo menurun: tarif (2× garis lurus) dikalikan nilai buku tiap tahun, sehingga beban besar di awal lalu mengecil. Bangunan hanya boleh garis lurus.

Nilai buku

Nilai buku = harga perolehan − akumulasi penyusutan. Menunjukkan nilai aset yang tersisa menurut catatan. Pada garis lurus, nilai buku menyusut rata hingga habis di akhir masa manfaat.

FAQ

Pertanyaan yang sering ditanyakan

Bagaimana cara menghitung penyusutan garis lurus?

Bagi harga perolehan dengan masa manfaat. Contoh aset Rp100.000.000 kelompok 1 (4 tahun) → penyusutan Rp25.000.000 per tahun selama 4 tahun, dan nilai buku berkurang rata hingga nol.

Bagaimana metode saldo menurun bekerja?

Tarif saldo menurun (dua kali tarif garis lurus) dikalikan nilai buku tiap tahun. Bebannya besar di tahun awal lalu menurun. Pada akhir masa manfaat, sisa nilai buku disusutkan sekaligus.

Aset apa saja yang masuk tiap kelompok?

Secara umum: Kelompok 1 (mis. peralatan ringan, komputer), Kelompok 2 (mis. mebel, kendaraan, mesin tertentu), Kelompok 3 & 4 (mesin berat/aset tahan lama). Bangunan punya kelompok tersendiri. Rincian resmi ada di lampiran aturan pajak.

Apakah bangunan bisa disusutkan saldo menurun?

Tidak. Bangunan hanya boleh disusutkan dengan metode garis lurus. Kalkulator akan memberi tahu jika Anda memilih saldo menurun untuk bangunan.

Apakah penyusutan fiskal sama dengan akuntansi?

Belum tentu. Penyusutan fiskal mengikuti aturan pajak (kelompok & metode tertentu), sedangkan penyusutan akuntansi komersial bisa memakai estimasi masa manfaat dan nilai residu yang berbeda. Selisihnya menimbulkan koreksi fiskal.

Layanan Omsetlaris

Sudah tahu angkanya. Sekarang sistemnya.

Kalkulator di halaman ini membantu Anda memutuskan dengan angka. Menjalankan usaha sehari-hari butuh sistem yang rapi — dan di situlah kami bekerja. Kami membangun website, sistem kasir/POS & pembukuan, serta otomasi keuangan dan invoice untuk UMKM.

Website usaha

Profil, katalog, dan kanal pemesanan yang membuat calon pelanggan percaya sebelum menghubungi.

Kasir/POS & pembukuan

Catat transaksi, stok, dan laba otomatis — bukan lagi lewat buku tulis atau spreadsheet manual.

Otomasi keuangan & invoice

Invoice profesional, penagihan, dan laporan keuangan yang terbit sendiri, hemat waktu Anda.

Konsultasi digitalisasi

Kami bantu petakan proses mana yang paling untung diotomasi lebih dulu untuk usaha Anda.

Konsultasi tanpa biaya dan tanpa keharusan lanjut. Kalau ternyata Anda belum butuh sistem, kami akan bilang begitu.

Kalkulator Penyusutan Aset Gratis — Garis Lurus & Saldo Menurun | Omset Laris